7 Jawaban Sakti saat Ditanya, "Kamu Kapan Nikah?"


“Kapan nikah?”, pertanyaan ini seringkali jadi pertanyaan horror untuk orang-orang di usia 20-30an yang masih single. Kadang heran, kenapa sih orang-orang nggak punya pertanyaan basa-basi lain? Kalau sudah capek menjawab, kamu harus punya jawaban “template” disaat pertanyaan sakti “kapan nikah?” sampai ke telinga kamu.

Aku masih pengen sendiri dulu….
Kamu masih butuh mencari pekerjaan apa yang paling sesuai denganmu, gaya hidup macam apa yang ingin kamu jalani, dan tentunya memperdalam hobi. Tentunya kamu tidak ingin terburu-buru memulai sebuah keluarga sebelum benar-benar selesai berkembang sebagai individu.

Aku masih pengen jalan-jalan…
Bukan berarti saat sudah menikah kamu tidak bisa lagi traveling. Tapi, menikah membuat kamu harus berkompromi soal pengeluaran. Cicilan rumah dan pengeluaran rumah tangga lain bisa memotong anggaran jalan-jalanmu.

Aku masih mentingin karir…
Masih ingin fokus ke pengembangan karir adalah alasan klise yang tidak pernah gagal dalam menghadapi gencaran pertanyaan soal menikah. Kamu bisa bilang, jika menikah sekarang maka pasanganmu akan sering kesepian karena kamu tinggal berkegiatan di luar rumah.

Aku belum punya tabungan yang stabil…
Malu dong, kalau setelah menikah masih harus tinggal dengan orang tua? Ata merasa belum siap menanggung biaya rumah tangga berdua saja? Menikah sering diidentikkan dengan kestabilan finansial. Maka, saat kamu merasa belum stabil dalam keuangan ada baiknya tidak terburu-buru menikah.

Aku belum nemu pasangan yang cocok…
Kamu masih jomblo, atau belum merasa cocok dengan pasanganmu saat ini. Keputusan untuk menikah adalah keputusan besar yang mengharuskan kamu punya pasangan yang betul-betul klik denganmu. Saat ia belum ditemukan, kenapa harus terburu-buru?

Aku ngerasa belum dewasa…
Kamu masih sering memaksakan keinginanmu? Atau merasa sulit menerima kritik dari pasangan? Pernikahan membutuhkan dua pribadi yang dewasa. Jika kamu masih egois dan kekanak-kanakan, maka ide untuk menikah muda perlu kembali dipertimbangkan.

Aku mau nyenengin orang tua dulu…
Masih ingin berbakti pada orang tua bisa jadi alasan untuk tidak menikah muda. Saat sudah menikah, otomatis perhatianmu akan bergeser ke pasangan. Selama kamu belum menikah, perhatian itu bisa kamu berikan untuk orang yang membesarkanmu.

0 Response to "7 Jawaban Sakti saat Ditanya, "Kamu Kapan Nikah?""

Posting Komentar