sponsor

sponsor

Slider

Cari Blog Ini

  • ()
Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

CEWEK

COWOK

BERITA

FOOD & style

HIBURAN

INSPIRASI

FASHION

Ini Cara Terlihat Cantik di Depan Cowok Tanpa Perlu Makeup


Kebanyakan cewek tidak bisa hidup tanpa makeup. Dalam setiap kondisi dan situasi, pasti harus ada makeup yang dikenakan untuk menunjang penampilan. Beberapa cewek berpikir bahwa menggunakan makeup adalah bagaimana cara mencintai dan menghargai diri sendiri, beberapa lagi berpikiran bahwa makeup bisa terlihat menarik.
Sebenarnya, mau seperti apapun makeup yang kamu kenakan, itu tetap tidak bisa memaksa cowok untuk perhatian padamu karena perasaan tidak bisa dipaksa. Ini lho cara terlihat cantik di mata cowok tanpa perlu pakai makeup. Tidak perlu lagi bangun pagi-pagi untuk berdandan dengan riasan yang berlebihan. Apa adanya kamu, yang sesungguhnya bisa menarik perhatian cowok.

1. Belajar mencintai fakta.

come-home-to-yourself-1-f4e85b7197c5e2989020471d94747396.jpgcompletewellbeing.com
Bukan berarti kamu harus bersikap tidak peduli dengan dirimu sendiri. Kamu harus belajar mencintai fakta tentang bagaimana sosok dirimu. Jangan merasa rendah diri apalagi minder. Bagaimana kamu memandang dirimu adalah bagaimana kamu mengajarkan orang lain dalam memandangmu. Jika kamu merendahkan orang lain, begitu juga dengan orang lain. Kamu harus mencintai dirimu sendiri dan segala fakta di dalamnya. Berat atau tinggi badan, bentuk wajah, sampai pada besar betis, semuanya harus kamu cintai.

2. Belajar bagaimana cara menghargai orang lain.

o-in-love-couple-facebook-4be51202a2b535622fdb032b1dff1de7.jpghuffingtonpost.com
Tidak ada cowok yang menyukai cewek yang tidak bisa menghargai orang lain. Kamu harus belajar menghargai orang lain dan perbedaan apapun yang ada di antara kalian, dengan begitu, kamu akan terlihat anggun dan elegan. Tidak ada yang bisa mengalahkan aura baik yang terpancar dari hatimu. Sekalipun kamu menggunakan banyak sekali makeup, tapi jika kamu tidak tahu bagaimana cara menghargai orang lain maka percuma saja.

3. Mengerti batas.

gettyimages-592452919-58378678c20a00a66bc99883c0b6d00b.jpgfmdos.cl
Sebagai cewek, jangan sampai kamu bersikap sembarangan dan tidak mengerti batas. Bukan berarti kamu harus mengatur segalanya yang kamu lakukan sampai tidak menjadi dirimu sendiri, tidak perlu seperti itu. Kamu hanya perlu menjadi dirimu sendiri dengan batasan yang sudah kamu tentukan sendiri. Sopan, tahu cara berbicara dan bersikap yang baik dengan siapa saja, itu merupakan makeup yang alami. Siapapun cowok yang melihatmu, mereka akan beranggapan kalau kamu cantik.

4. Belajar seni dari ketenangan dan menenangkan orang lain.

3157501-g-960x600-699a25bf4f3ea3d469bfd1985f39dbc1.jpgzonaespirita.com
Jangan gegabah, tergesa-gesa apalagi sampai panikan dalam melakukan segala sesuatu. Belajarlah ketenangan. Saat kamu tenang, maka kamu bisa berpikir, berbicara dan bersikap dengan baik. Kamu bukan hanya bisa memikirkan jalan keluar yang terbaik, tapi kamu juga bisa menenangkan orang lain yang sedang panik karena pintarnya kamu mengendalikan emosi.

5. Tahu dengan siapa kamu berurusan.

yo-antes-de-ti-1140x573-90dbd871a03db66744bc8d0a4f717a7b.jpgentaconadas.co
Jika kamu tahu dengan siapa kamu berurusan, maka kamu juga akan tahu bagaimana caramu bersikap. Jangan menyamaratakan semua orang sebagai temanmu. Karena kalau seperti itu, maka kamu sudah pasti akan melupakan norma kesopanan dengan orang yang lebih tua. Kamu harus bisa menempatkan diri dengan siapaun kamu berurusan.

6. Punya selera humor yang tinggi.

how-to-win-her-back-01-70bfe46251c18c6f5405509a57b224f8.jpgproflowers.com
Setidaknya, kamu harus jadi sosok yang periang dan murah senyum. Semua cowok yang melihatmu pasti akan menganggap bahwa kamu cantik karena kamu tidak pernah menanggalkan senyuman di wajahmu. Sosok yang memiliki selera humor yang tinggi juga merupakan partner bicara yang asyik dan tidak membosankan.

7. Berpikir dulu sebelum bicara.

screen-shot-2014-07-17-at-5-12-54-pm-6596c2c8da928f6781c6630d5fbb2301.pngthoughtcatalog.com
Cara terlihat canti berikutnya adalah dengan tidak asal bicara. Pastikan kamu memikirkan dan mencerna dengan baik dulu perkataan apa yang mau kamu keluarkan. Jika kamu meledak-ledak, suka gosip, cerewet dan suka mengeluh, maka jangan harap kamu bisa terlihat cantik. Sebaliknya, kamu malah akan terlihat sangat jelek entah berapa mahal makeup yang kamu pakai.
Kecantikan bukan hanya tentang makeup atau pakaian atau sepatu atau apapun yang menempel di tubuhmu. Lebih daripada itu, kecantikan itu adalah apa yang ada di dalam tubuhmu, di dalam hatimu. Kecantikan itu apa yang kamu keluarkan dari dalam dirimu, bukan apa yang orang lain nilai darimu.

Sumber: life.idntimes.com

7 Chat Cerdas yang Bisa Bikin Cowok Penasaran Sama Kamu


Bukan cuma cowok yang bisa bikin penasaran, cewek juga bisa. Tinggal pintar-pintarnya kamu bagaimana mengatur pembicaraan agar tetap menarik dan membuat dia semakin penasaran sama kamu. Semakin penasaran, biasanya cowok akan semakin merasa tertantang dan akhirnya menganggap kamu cewek yang layak dikenal.
Berikut adalah 7 chat cerdas yang bisa bikin cowok penasaran sama kamu. Kalau kamu memang mau tahu apa gebetan kamu suka denganmu, praktekkan ini saja. Reaksinya akan menentukan bagaimana perasaannya.

1. “Sebentar ya, aku lagi sibuk.”

heirs-pp-e9f662b0932a1d0131e7f3786ca6400c.pngdramafever.com
Saat sedang asyik chat dan kamu membalas seperti ini, otomatis dia akan menunggumu dan penasaran kapan kalian akan melanjutkan obrolan kalian. Biarkan dia menunggu. Diam saja sampai dia duluan yang menghubungimu lagi dan menanyakan apa kamu sudah tidak sibuk dan bisa diganggu.

2. “Sinyal jelek, besok aku telepon.”

w11-00112-603491a79a7d2ea621ca8a14d348a1ca.jpgforums.soompi.com
Kalau dia suka denganmu, dia akan menunggu teleponmu sejak saat kamu mengirim chat seperti ini. Dijamin, dia bakal penasaran apa yang ingin kamu katakan padanya.

3. “Ini siapa, ya?”

foto-4-4-0d1e8af7efb161bf892dda26564ed73d.jpgdramabeans.com
Chat seperti ini akan membuatnya tertantang untuk menunjukkan dirinya di hadapanmu. Pura-pura saja kamu belum menyimpannya sehingga kamu dan dia bisa memiliki pembicaraan yang lebih panjang.

4. “Yaudah.”

lee-jong-suk-3f586a4c65b2554bd5cdd5cdf5df7998.jpgdramabeans.com
Kata menggantung dalam chat gebetan itu memang diperlukan. Dia pasti akan bertanya-tanya apa yang kamu pikirkan. Apakah kamu setuju atau tidak atau apakah kamu suka atau tidak, semuanya samar dan dia akan makin penasaran.

5. “Maaf gak jadi.”

w14-01101-4104d2e767e8584c7af50ce0e6dc4943.jpgforums.soompi.com
Gimana dia gak penasaran kalau kamu tiba-tiba terlihat berubah pikiran untuk ngobrol dengannya. Bukan hanya itu, dia jadi kepo dan pastinya memaksamu untuk mengungkapkan maksudmu sebenarnya.

6. “Nanti dibicarain lagi lah.”

45-its-okay-thats-love-episode-14-review-jo-in-sung-korean-drama-fashion-0ce49a3e843b8c25c339ecdf1050ea08.jpgsoompi.com
Dia tidak akan mau nanti tapi sekarang dan itu artinya kamu berhasil membuatnya penasaran.

7. “Maaf salah kirim.”

sy-and-mj-phone-6dcfe5b773985748f4a84d61145e7a4c.pngdramabeans.com
Yang terakhir ini mungkin bisa bikin dia sebal, tapi juga penasaran karena dia jadi ingin tahu sebenarnya siapa yang kamu tuju. Klasik memang, tapi sering berhasil.
Kalau memang dia merespon dengan cepat dan menjadi makin sering menghubungimu, tandanya dia memang memiliki perasaan tertentu padamu. Sebaliknya, kalau dia biasa saja bahkan acuh, tandanya kamu harus mundur karena dia jelas tidak punya perasaan apapun denganmu.

Sumber: life.idntimes.com

6 Kalimat Halus yang Paling Sukses untuk Kritik Penampilan Cowokmu


Sebagai pasangan, kita tentu sah-sah saja jika ingin mengkritik dan memberi saran pada penampilan pacar. Jika hal ini demi kebaikan dirinya tentu hal ini perlu dilakukan. Namun, kamu juga perlu selektif dalam melontarkan kalimatmu.
Gunakan kalimat santun dan halus supaya gak menyakiti perasaannya. Di artikel ini kamu bakal menemukan 6 kalimat jitu yang bisa dicoba. Apa saja?

1. "Kamu ganteng banget pakai baju ini, tapi baju yang itu juga gak kalah bagus deh kayaknya."

aoa10-ba7010ebd445efa01d423240ffcbfd0f.jpgforumfilm.sk
Memuji pasangan bisa jadi cara jitu untuk memberinya saran dan masukan. Menyisipkan pujian gak bakal membuat pasangan tersinggung kok. Justru dia bakal senang mendengarnya darimu.

2. "Duh, coba deh sepatunya dicuci pasti bakal makin kece."

go201d-0166bjpg-fef97ee5-t3-6cc744bb048614275b7a750049dedba8.jpgtvaholic.com
Kalimat ini juga bisa dicoba untuk mengkritik penampilan pasangan. Percaya deh hal ini gak bakal menyakiti hatinya kok.

3. "Sayang, kayaknya rambutmu udah mulai kepanjangan deh. Lebih rapi kalau pendekan gak sih?"

best-of-me-mein-weg-zu-dir-the-luke-bracey-liana-l-19-rcm0x1920u-8d2e7aa39e99602bc95f3119a25b156a.jpgkino.de
Daripada menyuruhnya untuk potong rambut, kamu bisa melontarkan pertanyaan padanya. Hal ini bakal membuatnya juga ikut berpikir dan mempertimbangkan penampilannya. Selain gak memaksa, kamu juga sukses memberikan opsi pada pasanganmu.
Baca juga: Halus Tapi Mempan, 6 Cara Jitu Menasehati Cowok Tanpa Melukai Egonya

4. "Jangan lupa pakai parfum sama deodoran ya, biar aku makin betah deket kamu."

maxresdefault-1-523c9fff826db81d9fbb387481e9d27b.jpgyoutube.com/OpenRoadFilms
Daripada menyindir aroma keringatnya yang kurang sedap, kamu bisa melontarkan kalimat di atas. Selain lebih halus, kalimat tersebut juga enak didengar. Pasangan pasti gak akan merasa tersinggung dan bakal dengan senang hati mengikuti saran darimu.

5. "Kayaknya minggu kemaren kamu pakai kaus ini deh. Ganti yang lain dong, biar makin seger. Hehe"

taylor-kinney-wallpaper-gallery-468f60e2e6728d785dc0463bc5a75b7a.jpgrcysl.com
Saran yang disisipi candaan macam ini sukses membuat pasangan mendengarkan saran darimu kok. Bahkan, dia pasti gak keberatan ketika kamu menyampaikan saran untuk penampilannya.

6. "Sayang, kayaknya bajumu yang ini lebih matching sama jam tangan yang itu deh."

vampire-diaries-ian-somerhalder-nina-dobrev-0ad56356bc95fbb568939edc342bc017.jpgcollider.com
Menyampaikan opinimu lewat kalimat ini juga membuat pasangan disodori oleh pilihan. Alih-alih menyuruhmu secara paksa, kamu justru memberikannya kebebasan untuk menentukan.
Sekarang sudah tahu kan kalimat yang paling tepat ketika ingin mengkritik penampilan cowokmu?

Sumber: life.idntimes.com

Ngaku NU Tapi Persoalkan Hadits, Abu Janda "Dihabisi" Mahfud MD di ILC


Permadi Arya alias Abu Janda mempersoalkan hadits karena baru ada 200 tahun setelah Rasulullah wafat.

“Hadits itu kan baru ada 200 tahun setelah Nabi wafat,” kata Abu Janda di Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (5/12/2017) malam.

Di akhir sesi ILC, Pakar Hukum Tata Negara Mahfud MD menyemprot Abu Janda. Sebab Abu Janda juga mengaku NU.

“Ketika Saudara Felix membaca beberapa hadits, lalu dia (Abu Janda, red) membantah mengatakan bahwa ‘hadits itu kan ada 200 tahun sesudah Nabi wafat’. Wah ini sangat bertentangan. Pandangan ini sangat bertentangan dengan tradisi NU,” kata Mahfud MD.

“Justru NU mengembangkan hadits itu dan tahu bahwa hadits itu memang ditulis dan diteliti secara resmi dalam ilmu mustholah hadits. Itu tahu orang NU. Orang pesantren tahu bahwa hadits itu dihimpun 200 tahun sesudah Nabi wafat tapi di pesantren, ini dipercaya. Karena apa? Karena setelah diteliti hadits itu ada tingkatannya,” lanjut tokoh NU tersebut.
Mahfud lantas menjelaskan bahwa hadits Nabi ada hadits mutawatir, yakni hadits yang pasti otentik karena diriwayatkan oleh begitu banyak periwayat di setiap levelnya sehingga tidak bisa dibantah oleh siapapun.

Kedua, hadits ahad. Yakni hadits yang diriwayatkan tidak sebanyak periwayat mutawatir. Ia dibagi menjadi hadits shahih, hasan dan dhaif.

Hadits shahih itu hampir dipastikan benar, meskipun sudah 200 tahun. Jika hadits itu shahih, maka tidak boleh ditolak.

“Sehingga kalau hadits yang dikatakan oleh ustadz Felix itu tadi shahih, itu tidak bisa dikatakan ‘wah itu kan sudah 200 tahun setelah Nabi wafat’. Itu menusuk atau melangar tradisi pesantren sebenarnya. Kalau mempersoalkan hadits yang sudah 200 tahun itu,” tegas Mahfud.

Sumber: Tarbyah.net

Abu Janda Panik dan Emosi Saat Ustadz Felix Siauw Tunjukkan Kebohongannya


Indonesia Lawyers Club (ILC) sempat memanas. Pasalnya, Abu Janda emosi. Saat Ustadz Felix Siauw membongkar kebohongannya, pria bernama asli Permadi Arya itu mengambil mic dan memotong pembicaraan.

Untungnya, Karni Ilyas sigap agar Permadi Arya tidak menyela. Akhirnya, Ustadz Felix Siauw pun meneruskan pembicaraannya.

Apa yang membuat Abu Janda emosi?

Di antaranya, Ustadz Felix Siauw menyatakan bahwa ia telah ke Museum Turki 15 kali dan di sana tidak ada bendera Rasulullah sebagaimana yang dikatakan oleh Abu Janda.

“Saya nggak tahu Abu Janda sudah ke sana atau belum,” kata Ustadz Felix Siauw.

Ustadz Felix Siauw juga menjelaskan bahwa bendera yang disebut Abu Janda sebagai bendera Rasulullah itu adalah bendera Turki Utsmani.

“Berarti itu adalah sebuah kebohongan publik.”

Sumber: Tarbiyah.net

Felix Siauw: Bendera di Monas Bukan HTI tapi Rasulullah


Perdebatan seru terjadi dalam acara talkshow Indonesia Lawyers Club soal “212: Perlukah Reuni?” yang disiarkan malam ini di tvOne. Adu argumen yang seru terjadi antara pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda al-Boliwudi dengan penceramah Ustad Felix Siauw.
Pokok perdebatan mereka adalah soal bendera bertuliskan berlafal la ilaha illallah muhammadur rasulullah, yang berkibar dalam Reuni Akbar 212 di Monas, Sabtu 2 Desember 2017.
Abu Janda menilai Reuni 212 akhir pekan lalu ternoda dengan beredarnya bendera hitam putih tersebut. Sebab menurutnya, bendera itu tegas adalah bendera ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang telah dibubarkan pemerintah melalui Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 2 Tahun 2017.
"Itu jelas sudah dibubarkan. Kenapa benderanya ada. Aparat ke mana," jelas Abu Janda dikutip dari tvOne, Selasa malam 5 Desember 2017.
Abu Janda juga menunjukkan foto bendera yang diklaim sebagai bendera HTI itu dipasang di atas bendera Merah Putih.
Menurutnya, foto itu menegaskan perlawanan terhadap hukum, sebab HTI sudah dibubarkan pemerintah dan merupakan ormas terlarang. Melihat foto bendera HTI di atas bendera Merah Putih, menurutnya, ini sudah jelas menginjak simbol negara. Abu Janda heran kenapa dengan hal seperti itu, aparat tidak segera bertindak.
"Aparat kemana?" tanyanya.
Kemudian Abu Janda menepis klaim bendera yang dikibarkan itu adalah bendera Panji Rasulullah. Sebab menurut data yang dia peroleh, bendera Panji Rasulullah tidak berkombinasi hitam dan putih.
Abu Janda kemudian menunjukkan kertas yang menurutnya adalah bendera Panji Rasulullah. Pada kertas tersebut, bendera Panji Rasulullah berwarna merah dan kuning dengan formasi yang berbeda dengan bendera yang dikibarkan peserta Reuni 212.
Abu Janda menjelaskan, bendera Panji Rasulullah yang asli saat ini tersimpan di Museum Toptaki di Istanbul Turki. Abu Janda kemudian menyinggung Felix yang gemar berkunjung ke Turki untuk mengecek bendera Panji Rasulullah tersebut.
Tanggapan Felix Siauw
Setelah Abu Janda berbicara, Ustad Felix menanggapi beberapa pernyataan yang disampaikan Abu Janda.
Felix menyoroti apa yang dijelaskan dan ditunjukkan Abu Janda soal bendera. Menurut Felix, keterangan Abu Janda berbahaya.  
"Itu pembohongan publik, inilah hate speech yang sebenarnya. Bendera HTI adalah bendera Rasulullah," jelas Felix.
Felix kemudian mengutip beberapa hadis yang menunjukkan, bahwa bendera Rasulullah adalah putih dan hitam dan tertulis di dalamnya kalimat la ilaha illallah muhammadur rasulullah.
Felix kemudian membalas sindiran Abu Janda soal kunjungan ke Turki. Felix yang telah menjadi mualaf sejak 2002 mengaku sudah sering berkunjung ke Museum Toptaki, Turki. Selama bolak balik ke museum tersebut, Felix yakin bahwa yang ditunjukkan Abu Janda tersebut bukanlah bendera Panji Rasulullah, melainkan bendera Utsmani.
Untuk itu, Felix menyindir agar Abu Janda menyajikan pernyataan dengan berbasis data.
"Semua muslim berhak memakai itu (bendera Panji Rasulullah)” jelasnya.

Sumber: Viva.co.id

Banyak Diprotes Netter Soal Salah Tulis Ayat Quran, Ustazah Nani Handayani Beri Klarifikasi Ini


Sebuah foto yang menunjukkan cuplikan program acara dakwah di sebuah televisi swasta nasional ramai dibicarakan warganet, Selasa (5/12/2017).
Foto tersebut memperlihatkan sang ustazah yang diketahui bernama Nani Handayani sedang memberikan penjelasan mengenai sebuah ayat Al Quran.
Namun bukan penampilan sang ustazah, melainkan tulisan ayat Al Quran yang berada di layar di belakang ustazah.
Tulisan dengan huruf Arab itu merupakan penggalan Surat Al Ankabut ayat 45 tentang keutamaan shalat.
Bagi sejumlah orang, barangkali tak ada yang aneh dengan tulisan tersebut.
Namun bagi orang yang mengetahui tata cara penulisan huruf Arab, membeberkan bahwa tulisan tersebut sangat salah bahkan berantakan.
Menurut mereka terdapat cukup banyak kesalahan penulisan ayat tersebut, baik penulisan huruf maupun tanda baca.
Foto itu pertama kali diunggah akun Twitter @Rumadi04 sekitar pukul 6 pagi dan dengan cepat menjadi perbincangan warganet.
Mereka menyayangkan kesalahan tersebut bisa lolos siar, ditambah sang ustazah yang tak mengoreksi tulisan tersebut seolah-olah tulisan itu benar.
"Jangankan beda huruf, penulisan tanda baca saja bisa berakibat fatal karena bisa memiliki arti yang berbeda," kurang lebih begitu kesah mereka.
Netter pun ramai berbalas komentar. Mereka menginginkan kejadian itu mendapat perhatian serius dari pihak stasiun televisi.
@salto_009 @Metro_TV harus klarifikasi.....krn klo tdk....org yg terlanjur melihat tulisan/imlak tsb akan menganggap bener...dn bahaya klo itu (yg salah) d jadikn sbg pedoman pengetahuan mereka.. @lukmansaifuddin
@Addriadi Itu yang nulis ustadzahnya?? Kok kacaunya pake banget :(((
@eae18 redaksi dong bukan ustazahnya
Mengetahui ramainya protes yang dilayangkan warganet, Ustazah Nani Handayani pun langsung memberikan klarifikasi.
Klarifikasi itu ia rekam dalam video yang ia unggah di akun Twitternya pukul 09:41 WIB.
Dalam video tersebut, sang ustazah meminta maaf dan menyampaikan bahwa apa yang tersiar itu tidak pernah ada unsur kesengajaan.
"Astaghfirullahalazim, mohon ampun kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Mohon maaf kepada guru-guru, ustaz-ustazah dan semua umat Islam di muka bumi ini. Apa yang terjadi di acara Metro TV adalah sebuah kesalahan, manusiawi. Yang sama sekali tidak pernah diniatkan," ucapnya.
Klarifikasi itupun masih mendapat komentar dari netizen.
Ada yang menilai harusnya pihak stasiun televisi yang meminta maaf, ada pula yang masih menyoroti kesalahan sang ustazah.
Saran-saran dari netter pun tak ketinggalan dituliskan dalam kolom komentar.
@EndjahH Kesalahan utama bukan pd Ibu, tapi pada @Metro_TV yg kurang proper dlm menentukan qualitas Narasumber. Sebaiknya ibu Tolak dulu tampil diTV
@MuchYusufloh Harusnya diklarivikasi dimetrotv bu
Bukan lewat tweet, karna akan banyak orang tersesat karna ibu walau pun sudah dikubur masih bayar dosa sesat
@mutolibabdl Maaf ya Bu... Kalau menurut saya mending mundur saja dari acara itu, daripada anda dibilang menyesatkan ummat, dan untuk @Metro_TV tolong kaji ulang acara dan pembawa acara ini..
@adiaqa Maaf ibu Ustadzah.... melihat kesalahan terjadi bkn hanya 1x... Saya sbg orang awam malah bertanya2 apakah ini ketidaksengajaan atau ketidaktahuan..?
@salmansejahtera belajar ngajinya di perdalam lagi mbah..sebelum kajian di ulas alangkah baiknya diktatnya di baca lagi mbah dan banyak tanya


Sumber: tribunnews

Salah Fatal Ceramah di Metro TV, Begini Saran Bijak Doktor Bahasa Arab


Menyikapi kesalahan fatal ceramah yang ditayangkan Metro TV, Dr Mictahur Elbanjari MA menyampaikan tanggapan yang bijak. Pasalnya, kesalahan menyangkut kesucian Al-Qur'an. Padahal Allah saja menjaga Kalam Suci-Nya itu.
Menurutnya, kesalahan bisa dilakukan oleh pihak media maupun penceramah. Jika kesalahan dilakukan oleh media, umat Islam harus melihatnya secara objektif.
"Kita juga harus melihat objektif sebuah media yang menayangkan-meski itu media haters Islam-juga tidak bisa disalahkan mutlak, apapun medianya. Karena media atau stasiun TV biasanya hanya menshare atau merelay dari materi si pembicara." tulis doktor yang kerap menerima undangan dari berbagai stasiun televisi ini melalui akun fesbuk resminya pada Selasa (5/12/17).
Meski demikian, jika kekeliruan dilakukan oleh media penayang, maka media tersebut harus bertanggungjawab karena lazimnya sebuah konten harus diseleksi sebelum ditayangkan. Begitu pula dengan verifikasi pengisi acara.
"Tapi jika kesalahan dari pemateri di sebuah media atau stasiun televisi, maka media itu juga harus turut bertanggung jawab, disebabkan lolos menyeleksi kontennya atau pengisi konten tersebut. Dan media juga harus segera mengklarifikasi dan meminta maaf." lanjut penulis buku best seller ini.
Ia juga menegaskan, tidak semestinya sebuah media melakukan kekeliruan yang berulang. Jika itu terjadi, maka media tersebut tidak melakukan perbaikan.
"Jika kesalahan itu sekali boleh jadi kekeliruan dan bisa segera ditabayuni atau klarifikasi, tapi jika kesalahan lebih dari sekali berarti itu namanya tidak intropeksi." tegasnya.
Jika kesalahan dilakukan oleh pengisi acara, Miftahur Elbanjari mengimbau agar umat Islam tidak menisbatkan kesalahan kepada organisasi, partai, atau instansi pengisi acara. Karena kekeliruan dilakukan atas nama pribadi.
"Kalau memang kekeliruannya bersifat pribadi, lantaran kesalahan ucap atau kekeliruan menulis, juga menjadi tidak bijak kita kaitkan dengan ormas atau partai dimana orang itu berafiliasi." tulisnya bijak.
Sebagaimana diketahui, Metro TV menayangkan acara Syiar Kemuliaan dengan kesalahan fatal berupa penulisan ayat-ayat suci Al-Qur'an. Nani Handayani selaku pengisi acara sudah melakukan permintaan maaf melalui akun twitternya.
 
Sumber: tarbawia.net

Jelang Pensiun, Jenderal Gatot Mutasi 85 Perwira TNI


Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo akan pensiun pada Maret 2018. Menjelang diganti, Gatot merombak 85 jajaran perwira di tubuh TNI.

"Mutasi jabatan di lingkungan TNI dalam rangka memenuhi kebutuhan organisasi dan pembinaan karier Perwira Tinggi TNI guna mengoptimalkan tugas-tugas TNI yang semakin kompleks dan dinamis. Oleh karena itu, TNI terus melakukan upaya peningkatan kinerja melalui mutasi dan promosi jabatan personel di tingkat Perwira Tinggi TNI," tulis keterangan resmi TNI yang diterima detikcom, Selasa (5/12/2017).

Surat itu tertuang dalam Keputusan Panglima Tentara Nasional Indonesia Nomor Kep/982/XII/2017 tertanggal 4 Desember 2017. Salinan surat tersebut ditembuskan kepada Menko Polhukam, Menhan, Kepala BIN, hingga Ketua Mahkamah Agung.

Mutasi jabatan 85 Perwira Tinggi (Pati) TNI terdiri dari 46 Pati jajaran TNI Angkatan Darat, 28 Pati jajaran TNI Angkatan Laut, dan 11 Pati jajaran TNI Angkatan Udara. Salah satu yang dimutasi adalah Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi menjadi Perwira Tinggi Mabes TNI AD.

Edy mengajukan pensiun dini untuk maju ke Pilgub Sumatera Utara 2018. Jabatan Edy akan diisi Mayjen TNI Sudirman, yang semula menjabat ASops KSAD.

Berikut ini daftar lengkap mutasi 85 Pati menjelang Jenderal Gatot pensiun:

46 Pati TNI Angkatan Darat, yaitu Letjen TNI Edy Rahmayadi dari Pangkostrad menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun dini), Mayjen TNI Sudirman dari Asops Kasad menjadi Pangkostrad, Mayjen TNI A.M. Putranto, dari Pangdam II/Swj menjadi Asops Kasad, Mayjen TNI Subiyanto dari Aspers Kasad menjadi Pangdam II/Swj, Brigjen TNI Heri Wiranto, dari Waaspers Panglima TNI menjadi Aspers Kasad, Brigjen TNI Gunung Iskandar dari Waaspers Kasad menjadi Waaspers Panglima TNI, Kolonel Inf Agus Setiawan dari Pamen Denma Mabesad menjadi Waaspers Kasad.

Mayjen TNI Agung Risdhianto, dari Dankodiklat TNI menjadi Staf Khusus Kasad, Mayjen TNI Nurendi dari Koorsahli Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun), Mayjen TNI Wardiyono dari Pa Sahli Tk. III Bid. Sosbudkum HAM dan Narkoba Panglima TNI menjadi Koorsahli Panglima TNI, Brigjen TNI Tiopan Aritonang dari Kasdam I/BB menjadi Pa Sahli Tk. III Bid. Sosbudkum HAM dan Narkoba Panglima TNI, Brigjen TNI Teuku Beny Firmansyah dari Dandenma Mabes TNI menjadi Kasdam I/BB. Kolonel Inf Asep Syaripudin dari Dandenma Mabesad menjadi Dandenma Mabes TNI, Brigjen TNI Jumadi dari Dansatkomlek TNI menjadi Staf Khusus Kasad, Brigjen TNI Budi Prijono dari Dirhubad menjadi Dansatkomlek TNI.

Kolonel Chb Widjang Pranjoto dari Paban V/Sistek Skomlek TNI menjadi Dirhubad, Brigjen TNI Muhammad Hafiz dari Staf Khusus Kasad menjadi Pa Sahli Tk III Bid. Ekkudag Panglima TNI, Brigjen TNI A. Raharyono dari Pa Sahli Tk. II Bid Intekmil Sahli Bid. Intekmil dan Siber Panglima TNI menjadi Staf Khusus Kasad, Kolonel Inf Abdul Rachim Siregar dari Paban V/Pam Sintel TNI menjadi Pa Sahli Tk. II Bid Intekmil Sahli Bid. Intekmil dan Siber Panglima TNI, Brigjen TNI Edison Simanjuntak dari Pa Sahli Tk. II Ekku Sahli Bid. Ekkudag Panglima TNI menjadi Staf Khusus Panglima TNI, Brigjen TNI Herawan Adji dari Dir F Bais TNI menjadi Pa Sahli Tk. II Ekku Sahli Bid. Ekkudag Panglima TNI.

Kolonel Kav Steverly Christmas P dari Pa Sahli Tk. II Poldagri Sahli Bid. Polkamnas Panglima TNI menjadi Dir F Bais TNI, Kolonel Inf Syafruddin dari Paban IV/Ops Sops TNI menjadi Pa Sahli Tk. II Poldagri Sahli Bid. Polkamnas Panglima TNI, Mayjen TNI Imam Edy Mulyono dari Kas Kostrad menjadi Staf Khusus Kasad, Mayjen TNI M. Bambang Taufik dari Pa Sahli Tk. III Bid. Banusia Panglima TNI menjadi Kas Kostrad, Brigjen TNI Herman Asaribab dari Kasdam XVII/Cen menjadi Pa Sahli Tk. III Bid. Banusia Panglima TNI, Brigjen TNI I Nyoman Cantiasa dari Danrem 173/PVB (Biak) Kodam XVII/Cen menjadi Kasdam/Cen, Kolonel Inf Bahman dari Kapuskodalops TNI AD menjadi Danrem 173/PVB (Biak) Kodam XVII/Cen, Brigjen TNI Bambang Sudiono dari Pati Ahli Kasad Bid. Sosbud menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun).

Kolonel Inf Rochiman dari Pamen Denma Mabesad menjadi Pati Ahli Kasad Bid. Sosbud, Brigjen TNI Aman Surachman dari Pati Ahli Kasad Bid. Ideologi dan Politik menjadi Staf Khusus Kasad, Kolonel Kav Sudono dari Kabagum Set Ditjen Kuathan Kemhan menjadi Pati Ahli Kasad Bid. Ideologi dan Politik, Brigjen TNI Bramantyo Andi Susilo dari Waasrena Kasad menjadi Staf Khusus Kasad, Kolonel Arh Hassanudin dari Irut Renproggar Itjenad menjadi Waasrena Kasad, Brigjen TNI I Dewa Ketut Siangan dari Asdep Koord. Kesadaran Bela Negara Kemenko Polhukam menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun).

Kolonel Arm Rufbin Marpaung dari Pamen Denma Mabesad menjadi Asdep Koord. Kesadaran Bela Negara Kemenko Polhukam, Mayjen TNI M. Thamrin Marzuki dari Staf Ahli Bid. Idpol BIN menjadi Staf Khusus Panglima TNI, Brigjen TNI Gaguk Susatio dari Dir Kontra Separatisme Deputi III BIN menjadi Staf Ahli Bid. Idpol BIN, Brigjen TNI Suharyanto dari Karopeg Settama BIN menjadi Dir Kontra Separatisme Deputi III BIN, Kolonel Inf Irwan Mulyana dari Paban III/Binkar Spers TNI menjadi Karopeg Settama BIN, Brigjen TNI Suyanto dari Karoum Settama BIN menjadi Direktur Asia Pasifik Deputi Bid. Intelijen Luar Negeri BIN.

Brigjen TNI Gustaf Agus Irianto Kusumowibowo dari Kabinda Papua BIN menjadi Agen Madya Direktorat Rendalgiat Ops Deputi Bid. Intelijen Dalam Negeri BIN, Brigjen TNI Abdul Haris Napoleon dari Kabinda Papua Barat BIN menjadi Kabinda Papua BIN, Kolonel Chk Yan Akhmad Mulyana dari Kadilmilti I Medan menjadi Anggota Pokkimiltama Mahkamah Agung, Brigjen TNI Chrisna Pujangga dari Staf Khusus Kasad menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun) dan Brigjen TNI Ratman Wiady dari Staf Khusus Kasad menjadi Pati Mabes AD (dalam rangka pensiun).

28 Pati TNI Angkatan Laut, yaitu Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono dari Dankormar menjadi Dankodiklat TNI, Brigjen TNI (Mar) Hasanudin dari Kas Kormar menjadi Dankormar, Brigjen TNI (Mar) Nur Alamsyah dari Danpasmar II Kormar menjadi Kas Komar, Kolonel Mar Edi Juardi dari Asops Kormar menjadi Danpasmar II Kormar, Laksda TNI Tri Prasodjo dari Irjenal menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), Laksda TNI Dwi Widjajanto dari Staf Khusus Kasal menjadi Irjenal, Brigjen TNI (Mar) Dedi Suhender dari Danlantamal VII/Kpg Koarmatim menjadi Staf Khusus Kasal.

Brigjen TNI (Mar) Kasirun Situmorang dari Wadan Kodiklatal menjadi Danlantamal VII/Kpg Koarmatim, Laksma TNI Sugeng Ing Kaweruh dari Kas Kolinlamil menjadi Wadan Kodiklatal, Laksma TNI Irwan Achmadi dari Dirdok Kodiklatal menjadi Kas Kolinlamil, Kolonel Laut (P) Budi Purwanto dari Kapuskodal Mabesal menjadi Dirdok Kodiklatal, Laksma TNI Nur S. Prihartono dari Danlantamal IX/Amb Koarmatim menjadi Staf Khusus Kasal, Laksma TNI Antongan Simatupang dari Waaspam Kasal menjadi Danlantamal IX/Amb Koarmatim, Kolonel Mar Suaf Yanu Hardani dari Sahli F. Binkuatmar Pangarmatim menjadi Waaspam Kasal, Laksma TNI Fery Sidjaja dari Pati Sahli Bid. Iptek Sahli Kasal menjadi Staf Khusus Kasal, Kolonel Mar Bambang Hullianto dari Ir Kormar menjadi Pati Sahli Bid. Iptek Sahli Kasal.

Laksma TNI Robert Wolter Tappangan, S.H. dari Kasarmatim menjadi Staf Khusus Kasal, Laksma TNI I.N.G. Sudihartawan dari Danlantamal X/Jpr Koarmatim menjadi Kasarmatim, Kolonel Mar Ipung Purwadi dari Sahli F. Binkuatmar Pangarmabar menjadi Danlantamal X/Jpr Koarmatim, Laksma TNI Sigit Setiyanta dari Waaspotmar Kasal menjadi Danlantamal XIII/Trk Koarmatim, Laksma TNI Ferial Fachroni dari Danlantamal XIII/Trk Koarmatim menjadi Waaspotmar Kasal, Brigjen TNI (Mar) Ivan Ahmad Rizki Titus, S.H. dari Direktur Operasi dan Latihan Basarnas menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun).

Kolonel Mar Bambang Suryo Aji dari Waka Pusjaspermildas TNI menjadi Direktur Operasi dan Latihan Basarnas, Kolonel Laut (P) Guntur Wahyudi dari Wadan Puspenerbal menjadi Direktur Operasi Udara Maritim Deputi Bid. Operasi dan Latihan Bakamla, Laksdya TNI Desi Albert Mamahit dari Staf Khusus Kasal menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), Laksda TNI Muhammad Atok Urrahman dari Staf Khusus Kasal menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun), Laksda TNI Bambang Sugiarto dari Staf Khusus Kasal menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun) dan Mayjen TNI (Mar) Achmad Faridz Washington dari Staf Khusus Kasal menjadi Pati Mabes TNI AL (dalam rangka pensiun).

11 Pati TNI Angkatan Udara, yaitu Marsda TNI Imran Baidirus dari Pangkoopsau I menjadi Pangkohanudnas, Marsma TNI Nanang Santoso dari Kadisopslatau menjadi Pangkoopsau I, Marsma TNI Tamsil Gustari Malik dari Kas Kohanudnas menjadi Kadisopslatau, Marsma TNI Heraldy Dumex Dharma dari Pangkosek Hanudnas IV Bik menjadi Kas Kohanudnas, Kolonel Pnb Jorry S. Koloay dari Dansekkau menjadi Pangkosek Hanudnas IV Bik, Marsma TNI Eko Rislanto dari Pati Sahli Kasau Bid. Sumdanas Sahli Kasau menjadi Staf Khusus Kasau.

Kolonel Lek Gunawan Wibisono dari Pamen Diskomlekau menjadi Pati Sahli Kasau Bid. Sumdanas Sahli Kasau, Marsma TNI Toto Boedihardjo dari Waaspers Kasau menjadi Pa Sahli Tk. II Was Aspas Sahli Bid. Hubint Panglima TNI, Marsma TNI Diyah Yudanardi dari Kadisminpersau menjadi Waaspers Kasau, Marsma TNI Djamaluddin dari Pa Sahli Tk. II Was Aspas Sahli Bid. Hubint Panglima TNI menjadi Kadisminpersau dan Marsma TNI Zapanta Boes dari Staf Khusus Kasau menjadi Pati Mabes AU (dalam rangka pensiun).

Sumber : detiknews

Mahfud MD: Jangan Asal Pilih Narsum Dakwah di TV


Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD mengkritisi kesalahan fatal yang dilakukan oleh ustazah Nani Handayani dalam acara Syiar Kemuliaan yang ditayangkan Metro TV. Ia menilai stasiun TV tidak profesional dalam memilih narasumber.

"Mohon perhatian @Metro_TV Ini kesalahan fatal. Kesannya, asal mencari narsum krn yang mencari tidak paham. Acr syiar kemuliaan @Metro_TV sangat digemari, jgn salah kelola" katanya lewat akun twitter pribadinya @mohmahfudmd yang dikutip pada Rabu (6/12).

"Kan sudah saya bilang, tak mungkin disengaja oleh @Metro_TV . Ini ketidakprofesionalan yg memilih narsum dan narsumnya sendiri nekat," tambahnya.

Ia pun mengaku sudah lama mengusulkan agar setiap stasiun TV memiliki tim seleksi pengisi acara agama yang kuat. Jangan sampai, hanya sekadar pintar bicara dan memiliki wajah rupawan di depan kamera.

"Kalau itu benar, itu kesalahan fatal oleh @Metro_TV dlm memilih narsum dakwah. Sy sdh lama usul agar setiap stasiun TV punya Tim seleksi pengisi acara agama yg kuat. Selama ini bnyk TV yg mengambil sembarang orang seakan hanya mensyaratkan pandai omong dan wajah kamera. Hati2," tulisnya.

Menurut Mahfud tidak ada kesengajaan dalam peristiwa tersebut tetapi yang dituliskan ustazah Nani Handayani benar-benar salah.

"Itu memang pasti tidak sengaja salah melainkan benar2 salah. Tulisan2 ayat yg salah itu menunjukkan penulisnya tdk tahu bhs Arab sama sekali. Makanya kita bilang kpd TV yg mengundang, bkn langsung nemui orangnya. Mengapa? Krn ini bkn lg personal melainkan sdh ke ruang publik".

"Mnrt sy bkn hny tak pernah belajar nahwu shorof, tetapi mengenali huruf Qur’an sj tdk bs. Dari 6 kata di potongan ayat Qur’an sj salahnya ada 3. Kita hormati, mungkin ybs punya semangat ibadah yg baik. Tp itu sj tdk cukup utk berceramah di ruang publik dgn menggunakan teks nash".

"Tdk mungkin ada kesengajaan dari @Metro_TV Sy jg pernah mengisi beberapa kali di Syiar Kemuliaan di Metro TV, jd tulisanya langsung, tak mungkin direkayasa scr digital oleh teknisi".

Sumber: Republika.co.id

Ini Tanggapan MUI Soal Ustazah Salah Tulis Ayat Alquran


Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Cholil Nafis menanggapi, kesalahan penulisan ayat Alquran oleh Ustazah Nani Handayani dalam program bertajuk Syiar Kemuliaan di Metro TV. Atas kejadian itu, Kiai Cholil mengimbau, agar para dai lebih berhati-hati saat berceramah dan menulis ayat Alquran di televisi.

"Sebaiknya sebagai ustaz atau ustazah itu lebih hati-hati kalau menulis Alquran, karena kalau Alquran tidak boleh kutang satu huruf pun," ujarnya saat dihubungi Republika.co.id Selasa (5/12).

Jika pun kesalahan penulisan Alquran itu dikarenakan ada kesalahan pada papan tulis dlektroniknya, kata dia, seharusnya seorang penceramah yang memang dalam ilmu agamanya, bisa mengoreksinya. "Kalau toh itu karena mesinnya, umpamanya, maka dia harus koreksi disampaikan bahwa itu salah tulis. Ya kalau tidak, nggak perlu ditayangkan, kan bisa dimatikan," ucapnya.

Kiai Cholil mengaku, dirinya juga sering berceramah di Metro TV, tapi belum pernah ada kerusakan papan tulis elektronik. Menurut dia, setidaknya sudah 15 kali dirinya diminta berceramah di Metro TV, tapi tidak pernah ada kendala dengan penulisan ayat Alquran.

"Oleh karena itu, tetap saja yang menjadi sorotan adalah ustazah yang mengisi di acara itu. Karena bukan hanya sekali menulis bahasa Alqurannya yang salah. Padahal, ustaz dan ustazah itu adalah penyampai dari Alquran. Ketika tidak fasih imlak dan penulisannya itu menjadi problem," katanya.

Seeperti diketahui, penulisan ayat Alquran oleh ustzah Nani Handayani dalam acara Syiar Kemuliaan yang ditayangkan Metro TV menjadi viral di media sosial sejak Selasa (5/12) pagi. Pasalnya, dalam acara tersebut terdapat kesalahan penulisan ayat Alquran yang berbunyi, Innash sholaata tanhaa' anil-fahsyaa'i wal-munkar. Artinya, "Sesungguhnya shalat mencegah dari perbuatan keji dan mungkar".
Sumber: Republikaonline

Innalillahi! “Tanda Kiamat Muncul di Acara Metro TV”, Seorang Ustadzah Nulis Ayat Al Quran Salah Fatal, Warganet Pun Geram Dibuatnya!


Warganet dihebohkan dengan kesalahan fatal video dakwah oleh seorang penceramah wanita, Nani Handayani, di sebuah televisi swasta nasional. Dia menulis ayat Alquran yang dinilai banyak salah huruf dan tanda baca atau harakatnya, yang berakibat pada kesalahan maknanya.
Ada dua tangkapan layar (screenshot) foto saat Nani menuliskan penggalan ayat Alquran yang tersebar di media sosial seperti Facebook. Ayat itu ditulis dengan huruf Arab, bukan terjemahan Indonesianya. Yakni foto saat sang ustazah menuliskan ayat Alquran “Innash sholaata tanhaa’ anil-fahsyaa’i wal-munkar”. Secara harfiah, ayat ini berarti “Sesungguhnya salat mencegah dari perbuatan keji dan mungkar”.
Hal yang dipersoalkan, dalam foto terlihat Nani menulis ayat itu dengan huruf dan tanda baca salah. Pada kalimat ‘innash sholata’, misalnya, seharusnya setelah huruf lam ada huruf wau yang memisahkan lam dengan ta’ marbutah, dibacanya jadinya panjang, yakni ‘innash sholaata’. Tapi Nani menyambung lam dengan ta’ dengan harakat fathah pada huruf lam berbunyi pendek.
Pada kata ‘tanha’ juga begitu, hurufnya salah pada huruf ‘ha’. Begitu pula pada kalimat ‘anil fahsya’. Ada pengurangan huruf’ alif’ dan ‘hamzah’ pada kata ‘fahsya’ setelah huruf ‘syin’. “Ini sudah parah,” kata komentator Facebook di jendela akun Labibul Wildan Fz yang mengunggah foto itu pada Selasa, 5 Desember 2017.
Foto itu menyebar cepat di media sosial sejak Selasa pagi. Hingga siang, foto jadi obrolan nyinyir dan terus dibagikan oleh banyak akun. Belum diketahui pasti kapan Nani tampil di televisi menyampaikan ceramah.
“Itu ayat Alquran dan keliru huruf, kata dan kalimatnya dari sisi penulisan,” kata Ketua Lajnah Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama Jawa Timur, Najib AR.
Alumnus Pesantren Alquran Sunan Pandaan Aran Yogyakarta dan Pesantren Ilmu Alquran Singosari Malang itu menjelaskan, ada perangkat ilmu sebagai alat dalam mempelajari Alquran, dari sisi tata bahasa hingga memahami maknanya.
“Karena keliru satu huruf dan harakat saja, arti dan maknanya berubah,” ujar Najib.
Dia menyebut beberapa ilmu alat yang perlu dikuasai dalam Alquran. Di antaranya ilmu tata bahasa Arab, seperti Ilmu Nahwu, i’rob.
“Tata bahasa Alquran sendiri khusus, Nahwul Quran, ada I’robul Quran. Soalnya Alquran adalah sumber dari tata bahasa Arab. Belum lagi balaghah (ilmu sastra Arab). Kaidah menulis Alquran namanya ilmu rosm,” ujarnya.
Nani segera memberikan pernyataan tentang kehebohan warganet membicarakannya atas kekeliruan penulisan ayat Alquran itu. Melalui akun Twitter-nya, @handayani_nani, dia mengunggah video pernyataan klarifikasinya pada pukul 09.41 WIB, Selasa, 5 Desember 2017.
Dalam video berdurasi 1.03 detik itu, Nani meminta maaf atas kekhilafannya; tak sedikit pun unsur kesengajaan. “Mohon ampun kepada Allah, mohon maaf kepada guru-guru, ustaz-ustazah, dan juga kepada semua umat Islam. Apa yang terjadi di acara Metro TV adalah sebuah kesalahan yang manusiawi dan sama sekali tidak pernah diniatkan untuk melakukan kesalahan yang disengaja–saya mohon ampun.”
“Mohon ampun kepada Allah dan mohon ampun kepada semua umat Islam, semoga ini tidak akan terulang lagi, dan saya akan terus banyak belajar, dan berhati-hati dalam berdakwah,” ujarnya.
Warganet pun geram dengan munculnya kesalahan fatal penulisan ayat al Qur’an dalam acara tersebut,
@EndjahH Kesalahan utama bukan pd Ibu, tapi pada @Metro_TV yg kurang proper dlm menentukan qualitas Narasumber. Sebaiknya ibu Tolak dulu tampil diTV
@Mutahir Banyak orang tersesat karna ibu walau pun sudah dikubur masih bayar dosa sesat
@mutolibabdl Maaf ya Bu… Kalau menurut saya mending mundur saja dari acara itu, daripada anda dibilang
menyesatkan ummat, dan untuk @Metro_TV tolong kaji ulang acara dan pembawa acara ini..
@adiaqa Maaf ibu Ustadzah…. melihat kesalahan terjadi bkn hanya 1x… Saya sbg orang awam malah bertanya2 apakah ini ketidaksengajaan atau ketidaktahuan..?
Netter pun ramai berbalas komentar. Mereka menginginkan kejadian itu mendapat perhatian serius dari pihak stasiun televisi.
@salto_009 @Metro_TV harus klarifikasi…..krn klo tdk….org yg terlanjur melihat tulisan/imlak tsb akan menganggap bener…dn bahaya klo itu (yg salah) d jadikn sbg pedoman pengetahuan mereka.. @lukmansaifuddin
@Addriadi Itu yang nulis ustadzahnya?? Kok kacaunya pake banget :(((
@eae18 redaksi dong bukan ustazahnya
Mengetahui ramainya protes yang dilayangkan warganet, Ustazah Nani Handayani pun langsung memberikan klarifikasi.
Tanda Kiamat: Jika Sesuatu Bukan Diserahkan Pada Ahlinya, Khususnya Masalah Agama
SEGALA sesuatu harus dilakukan oleh ahlinya. Lalu apa jadinya jika sebuah urusan tidak dikerjakan oleh ahlinya? Tentu saja urusan itu tidak akan selesai sesuai dengan apa yang diharapkan, atau bisa jadi urusan tersebut tidak akan selesai sama sekali.
Jika kita melihat fenomena pada zaman sekarang, sudah bukan hal yang aneh lagi jika kita melihat orang-orang yang memikul amanah bukan dari orang yang kompeten dalam bidangnya.
Rasulullah SAW telah mengabarkan bahwa kelak di akhir zaman akan terjadi penyerahan amanat kepada yang bukan kepada ahlinya. Orang-orang bodoh yang tidak mampu dalam bidangnya ditunjuk untuk mengurus persoalan umat.
Dari Abu Hurairah ra diriwayatkan:
“Tatkala Nabi tengah berceramah kepada kaum muslimin dalam sebuah majelis, tiba-tiba datang seorang Arab badui dan langsung bertanya, “Kapan kiamat akan terjadi?” Beliau tetap saja meneruskan ceramahnya, sehingga sebagian sahabat berbisik-bisik ‘Nabi sebenarnya mendengar pertanyaan si Arab badui, namun beliau tidak menyukai pertanyaan itu,’sedangkan sahabat yang lain berbisik-bisik ‘Nabi tidak mendengar pertanyaan si Arab badui.’
Tatkala Nabi selesai berceramah, beliau segera bertanya, “Mana orang yang tadi bertanya tentang kiamat?” Arab badui itu segera menyahut, “Saya wahai Rasul.” Beliau menjawab, “Jika amanat telah disia-siakan, maka tunggulah terjadinya kiamat.” Arab badui itu bertanya kembali, “Apa yang dimaksud dengan menyia-nyiakan amanat itu?” Beliau menjawab “Jika sebuah urusan telah diserahkan kepada orang yang bukan ahlinya, maka tunggulah kiamat.” (HR. Bukhari)
Jika definisi amanat secara khusus lebih kepada persoalan agama, maka ada satu fenomena yang sedemikian nyata tentang bagaimana agama ini jatuh ke tangan orang-orang yang tidak layak untuk mengembannya.
Fenomena penyerahan amanat kepada yang bukan ahlinya itu sangat nyata kita saksikan pada fenomena ‘dakwah entertaining.’ Dakwah yang dikemas dengan nuansa hiburan religius ini makin diminati oleh banyak stasiun televisi. Pada praktiknya, dakwah ini tidak lagi berfungsi sebagai salah satu wasilah untuk menjaga amanat para nabi, melainkan telah bergeser sebagai mesin pencetak uang yang cukup menjanjikan.
Sumber: masterberita.com