Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD mengkritisi kesalahan fatal yang dilakukan oleh ustazah Nani Handayani dalam acara Syiar Kemuliaan yang ditayangkan Metro TV. Ia menilai stasiun TV tidak profesional dalam memilih narasumber.

"Mohon perhatian @Metro_TV Ini kesalahan fatal. Kesannya, asal mencari narsum krn yang mencari tidak paham. Acr syiar kemuliaan @Metro_TV sangat digemari, jgn salah kelola" katanya lewat akun twitter pribadinya @mohmahfudmd yang dikutip pada Rabu (6/12).

"Kan sudah saya bilang, tak mungkin disengaja oleh @Metro_TV . Ini ketidakprofesionalan yg memilih narsum dan narsumnya sendiri nekat," tambahnya.

Ia pun mengaku sudah lama mengusulkan agar setiap stasiun TV memiliki tim seleksi pengisi acara agama yang kuat. Jangan sampai, hanya sekadar pintar bicara dan memiliki wajah rupawan di depan kamera.

"Kalau itu benar, itu kesalahan fatal oleh @Metro_TV dlm memilih narsum dakwah. Sy sdh lama usul agar setiap stasiun TV punya Tim seleksi pengisi acara agama yg kuat. Selama ini bnyk TV yg mengambil sembarang orang seakan hanya mensyaratkan pandai omong dan wajah kamera. Hati2," tulisnya.

Menurut Mahfud tidak ada kesengajaan dalam peristiwa tersebut tetapi yang dituliskan ustazah Nani Handayani benar-benar salah.

"Itu memang pasti tidak sengaja salah melainkan benar2 salah. Tulisan2 ayat yg salah itu menunjukkan penulisnya tdk tahu bhs Arab sama sekali. Makanya kita bilang kpd TV yg mengundang, bkn langsung nemui orangnya. Mengapa? Krn ini bkn lg personal melainkan sdh ke ruang publik".

"Mnrt sy bkn hny tak pernah belajar nahwu shorof, tetapi mengenali huruf Qur’an sj tdk bs. Dari 6 kata di potongan ayat Qur’an sj salahnya ada 3. Kita hormati, mungkin ybs punya semangat ibadah yg baik. Tp itu sj tdk cukup utk berceramah di ruang publik dgn menggunakan teks nash".

"Tdk mungkin ada kesengajaan dari @Metro_TV Sy jg pernah mengisi beberapa kali di Syiar Kemuliaan di Metro TV, jd tulisanya langsung, tak mungkin direkayasa scr digital oleh teknisi".

Sumber: Republika.co.id